READ MORE >>   Spiritual.

Barusan Malik ngaji sama mbak Lala dan mbak Novi. Sehabis sholat bareng, ayah cerita-cerita tentang kebesaran Allah. Trus ayah bilang bahwa Allah itu ada dimana-mana, Allah yang bikin gunung, matahari, dan semua. Dan, Allah juga ada di hati kita. Lalu tiba-tiba Malik nyeletuk,”Aik liat Allah ada di dalam lemari,” katanya polos. He he he, bunda senyum-senyum nahan diri biar nggak ngakak. Trus Bunda tanya sama Aik,”Allah ngapain Ik dalam lemari?”

“Allah lagi baca buku Bun,” jawabnya sambil senyum-senyum yakin.

Hi hi hi, ayah dan bunda mesam-mesem kegelian, trus tanya lagi, “Kenapa Allah baca buku Ik?”

“Biar pinter Bun,” hehehe…

Sewaktu ayah bilang, Allah juga liat kita yang lagi ngaji ini lho. Coba, pejemin mata, trus tanya sama Allah dalam hati, kira-kira Allah bilang apa ngeliat kita yang lagi pada ngaji ini?

Mbak Lala jawab,”Kita pinter…”

Novi jawab,”Kita sholeh…”

Dan apa jawaban Aik? Aik jawab,”Aik boleh ambil boneka panda,” hehehe, bunda mesem-mesem lagi karena Aik rada-rada jaka sembung. “Kenapa Ik?”
“Karena Aik sayang,” katanya lagi.

“O jadi Allah bilang sambil ngaji Aik boleh sambil bawa boneka panda ya?”

“Iyaa…” kata Aik sambil lari mengambil boneka pandanya.

Habis itu bunda langsung ketawa lepas sama ayah, ha ha ha, dasar bocah :-)

  READ MORE >>   Spiritual.


4 Comments on “Allah ada di Lemari”

  1. MALIK AKU ALIEF DI BALIKPAPAN SALAM KENAL

  2. February 8th, 2006 at 8:39 am
    Abu Muhammad Bambang Setiawan says:

    assalamu’alaikum keluarga Ismail Fahmi,
    senang berjumpa kalian di internet,

    dimanakah Alloh yah ? pertanyaan seperti itu juga sempat membingungkan saya sebagai ayah dari 3 anak.
    bayangkan 6tahun Ami di SD,3 tahun di SMP,3 tahun di SMA,6 tahun di TF ITB (hehehehe,lama bener) rasanya paman-mu ini bersalah tidak belajar hal yang paling penting, ma’rifatullaah.
    Benarkah Alloh ada di mana-mana ?
    Apakah Rosulullooh tercinta lalai mengajarkan hal paling penting ini ?
    Ternyata ami Bambang yang lalai Aik sayang,sang Rosul tidak.
    dan ulama tercinta juga tidak lalai,mereka membuat bab tersendiri untuk membahas masalah agung ini serta mereka mengurai segala syubhat mengenainya.
    salah satunya, silakan baca penjelasannya di sini,
    http://assunnah.or.id/artikel/masalah/3dimana1.php
    salah satu Dalam bahasa Indonesia oleh Ustadz Yazid Abdul Qodir Jawas dengan judul “Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah ” , sebuah buku berharga untuk disimpan di perpus keluarga.
    di Jabotabek insya Alloh tersedia.

    barokaalloohu fiikum,

    salam sayang dari keluarga Abu Muhammad

  3. February 9th, 2006 at 4:16 am
    Abu Muhammad Bambang Setiawan says:

    Malik dan Bunda yang kami sayangi,

    maaf mau nambahi,soalnya paman belum menjawab secara singkat.
    Jika Malik bertanya kepada paman di manakah Alloh ? maka paman akan menjawab : “Allooh ada di atas arasy”.Dzat atau Diri Alloh ada di atas Arasy.
    Arasy ada di atas langit yang paling tinggi.
    Jadi Alloh memerlukan Arasy ?
    Apakah Alloh memerlukan tempat atau ruang ?
    Tidak, Alloh tidak serupa dengan makhlukNya,
    dan Dia tidak dibatasi oleh ruang dan waktu,
    sedangkan ruang dan waktu adalah makhlukNya.
    Dia tidak memerlukan Arasy yang juga makhlukNya.
    Arasy diciptakan dengan ilmu Alloh yang kita tidak mampu jangkau.

    Bagaimana bisa memahami semua ini ?
    Semua bisa difahami insya Alloh dengan mengikuti ijma dan pemahaman shahabat,tabi’in dan tabi’ut tabi’in.
    Dalam memahami sifat Alloh, hilangkan imajinasi bahwa Alloh serupa dengan makhlukNya (hilangkan tasybih) dan hilangkan takyif (hilangkan pertanyaan2x seperti bagaimana caranya Alloh mendengar,melihat dan sebagainya), karena semua itu akan membawa kepada kebingungan.
    sedangkan para shahabat Rasul saja tidak pernah bertanya hal seperti itu.

    Alloh tidak ada dimana-mana, jika benar ada di mana-mana maka Alloh ada di tempat-tempat kotor juga. Hal yang mustahil bagi Alloh yang Mahamulia.
    Yang benar adalah ilmu dan kekuasaan Alloh meliputi segala tempat dan meliputi segala waktu.
    Jadi maksud Bunda Malik, adalah ilmu Alloh meliputi segala tempat termasuk lemari dan sebagainya.

    salam sayang dari paman dan keluarga.
    semoga Alloh memberkahi kalian.

    Abu Muhammad Bambang Setiawan