READ MORE >>   Evaluasi Perkembangan.

Kemaren Aik tanya ke ayah,”Gimana orang bisa gerak?”. Siangnya karena bunda lagi mens dan ada yang tembus di rok bunda, Aik tanya,”Gimana bunda mens?” Ayah sempet cariin jawaban aik di komputer tapi karena udah terlalu malem terus kepotong. Naah soal mens, bunda jawab pake buku ke Aik. Dialognya bunda tulis di blognya mbak lala aja ya.

Barusan habis makan, gara-gara bunda lagi jelasin ke mbak lala yang takut kesetrum sama plastik, bunda bilang ke mbak Lala bahwa Allah yang paling tahu manusia, karena Allah yang bikin manusia. Jadi Allah tau mana yang bahaya buat manusia mana yang enggak. Kalau plastik ya enggak dong mbak, kan dia bukan sumber listrik, dia hanya mengandung listrik, kata bunda.

Tau-taunya habis itu aik tanya gini,”Kenapa Allah bikin orang?”
“Wah bagus sekali pertanyaannya Ik”, kata bunda.
“Menurut Aik gimana?”
“Aik nggak tau, echt nggak tau.”
“Karena Allah kan dulu sendirian.Cuma sama malaikat-malaikat Allah yang selalu memujiNya. Dan Allah pengen dikenal kekuasaannya dan sifat-sifatnya.”
Baru aja bunda bilang gitu, Aik udah jawab sendiri sambil serius mikir,”Allah pengen punya temen?”
“Ya mischien well (munngkin iya ya) Ik,” Bunda ga mau mematahkan jawaban aik lagian bunda juga aga-aga bingung jawabnya hehe.
“Ayah yang tau cerita lengkapnya, nanti tanya ayah aja ya.” Huu dasar bunda, mesti deh bagian susah di refer ke ayah hehe.
Trus mbak lala jawab sesuatu, duuh tapi bunda lupa redaksinay gimana, intinya mbak lala inget cerita yang diceritain ayah, tapi terus mbak lala juga lupa.

Akhirnya..ya tunggu ayah deh buat jawab pertanyaan terakhir.

  READ MORE >>   Evaluasi Perkembangan.


One Comment on “Pertanyaan-pertanyaan Aik”

Comments on this entry are closed.