Add new comment

Tingkatan sayang

Submitted by Agnes Tri Harja... on Mon, 2008-07-07 08:15.

Bangun tidur, liburan liburan begini Aik dan mbak Lala suka siang bangunnya. Lalu mereka berleha-leha sejenak ngobrol biasanya. Bunda nguping hehe. Aik mulanya peluk bunda, terus bilang,"Bunda is de alle alle liefste van de wereld. Niemand liefste dan bunda. (Bunda tuh orang yang paliiiiing baik sedunia, ga ada orang yang paling baik sedunia kecuali bunda). Aik emang sering banget bilang begitu belakangan ini ke bunda, seneng deh bunda.

Lalu tiba-tiba Mbak lala nyeletuk,"Eerst is Allah he." (Pertama Allah ya."
"O ja. Eerst is Allah en tweede is bunda." (Oya pertama Allah, lalu kedua bunda."
"En wie is deerde ik of ayah (dan siapa yang ketiga aku atau ayah)," tanya mba lala.
"Jij. Ayah is in de gek lijste (Kamu, ayah tuh masuk dalam daftar yang 'gek', bukan yang lief maksudnya :-))

Lalu Aik meluk bunda lagi sambil bilang,"Bunda, Aik sayangnya lebih lebih lebih besar ke Allah daripada ke Bunda, geef niks? (ga papa?)"
Hehe, ya gapapa Sayang, memang harus begitu, kan Allah yang ciptain kita."jawab bunda.
"Kalo bunda lebih sayang ke Allah daripada ke Aik?"
"Iya,"angguk bunda.
"Gapapa Bun, gapapa," sahut Aik tanpa ditanya hehe.

Bunda lebih sayang sama siapa, sama Aik atau mba lala?" tanya mba lala nimbrung.
"Sayangnya bunda ke aik dan mba lala, sama,"
"Bunda lebih sayang ke siapa, ayah, mba lala atau aik?"
"Mbak lala dan Aik, baru ayah," jawab bunda karena bunda tahu pasti anak-anak maunya the best dong.

Begitu deh percakapan anak-anak dipagi hari ini, bikin bunda makin melebarkan telinga dan senyum-senyum sendiri hehe.

Reply



The content of this field is kept private and will not be shown publicly.


*

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
Verify comment authorship
Captcha Image: you will need to recognize the text in it.
*
Please type in the letters/numbers that are shown in the image above.